Friday, 26 April 2013

let me talk about snow

Snow is white. if the snow is always white?  I don't know.
Have you ever imagine snow with other color? It will be more beautiful than usual snow ? I don't lnow.
Why your answer is always don't know? I don't know, I never see snow directly, instead.

When I was child, I used to make something new from what I've seen on television.
Here we go !
There was a Taiwan's Drama called Snow Angel. Did you know that drama? I don't really remember the story, actually.
But every time I hear the word snow, my mind automatically recall that romantic thing, a freezing flower. Yeah, a flower that freeze. so sold and cool !
 
you just need water , plastic glass,  refrigerator (freezer), and flower- white rose will be soooo white ! :)it doesn't matter  if you want to try with another flowers .
first, put the flower into glass, fill the water and put that glass to refrigerator. wait for maybe one or two hours depend on how fast your refrigerator can make it freeze. put off the plastic glass
and tadaaaa! snow angel is on your hand.

sorry :( no pic


wanna try it ?

Thursday, 25 April 2013

That Moment [Part 21]



Akhir-akhir ini Ramzi jadi sering gabung kalau kita nongkrong di kantin.
“Lo pada tahu Kiara, kan? Lo lihat ya, bentar lagi dia bakal jadi cewe gue!” Kata Ramzi di depan anak-anak termasuk gue.
“Najis lo, PD banget parah!” Komentar Rian.
“Berani taruhan berapa, lo Kiara bakal mau sama lo? Hahaha!” Suara gelak tawa anak-anak semakin meramaikan kantin. Dezan yang ikut tertawa langsung melihat gue yang sama sekali nggak ketawa.
“BRAK!” Tanpa sadar gue menggebrak meja, menghentikan tawa anak-anak yang lain. Gue muak denger mereka ketawa.
“Kenapa, lo, Riz?” Tanya Leo dan Arya bersamaan.
“Lo nggak usah nyebut-nyebut Kiara di sini, deh!” Bentak gue.
“Udah-udah. Bahas yang lain aja, deh!” Kata Dezan yang sepertinya bisa baca pikiran gue. Gue bakal ngebalikin ini meja kalau dia nyebut nama Kiara lagi. Sayangnya dia nggak ngungkit-ngungkit Kiara lagi. Brengsek tuh cowo.
***
“Kak Fariz! Lihat aku punya apa!” Gue lagi asik main PS tiba-tiba Adis mengibaskan dua lembar kertas kecil di depan layar tv.
“Awas, de, ah! Lagi seru, nih!”
“Kakak nggak mau ini?” Adis berdiri tepat di depan televisi dan terdengar suara game over dari televisi itu.
“Aduuh. Emang itu apaan, Dis?” Gue berusaha sabar.
“Ini tiket masuk wonder land, Kak. Adis dikasih ini sama teman Adis. Ayah teman Adis itu manajernya wonder land. Kakak mau nggak? Adis lagi baik, nih.”
“Emang kamu nggak mau tiket itu?”
“Aku masih punya tiga lagi kok.” Adis menyodorkan dua lembar tiket itu.
“Kenapa ngasih dua?”
“Emang kakak mau masuk wonder land sendirian?” Tanya Adis polos.
“Iya, ya. Hahaha! Kamu pinter juga, de! Hahaha!” gue mengacak-ngacak rambut Adis.
“Makasih, ya, Dis!”
Adis itu emang adik gue yang paling hebat, deh. Dia bisa baca pikiran kakaknya. Dengan begini gue bisa nebus kebodohan yang gue lakukan waktu Kiara ulang tahun. Gue bakal ajak dia ke wonder land!
Besoknya, gue nunggu waktu yang pas buat ngasih tiket ini ke dia. Jam istirahat adalah waktu yang tepat, karena semua anak bakal sibuk masing-masing, jadi nggak akan ada suara berisik yang ngecengin gue waktu gue ngasih tiket ini. Tumben banget hari ini Kiara nggak ada di kelas. Gue jadi harus keliling sekolah nyari dia yang ternyata lagi duduk sendirian di pinggir lapangan basket.
Di sisi lain, gue lihat Ramzi jalan ke arah Kiara duduk. Nggak! Jangan lagi!
“Woy, Ramzi!” Gue pura-pura menyapanya sehingga dia berbalik melihat gue.
“Eh, Riz!”
“Mau ke mana, lo?”
“Oh, gue mau nyamperin Kiara. Mumpung dia lagi sendiri.” Kata Ramzi enteng.
Tangan gue mengepal, rasanya gue mau langsung nonjok dia. Untungnya gue sadar kalau ini di sekolah, resikonya besar.
“Sebelum lo deketin dia, kayaknya lo harus tahu sesuatu deh, Zi.”
“Apaan?”
“Lo nggak usah deh, coba-coba deketin Kiara!”
“Haha. Maksud lo apa? Lo mau saingan sama gue?” Ramzi nantang.
“Sadar dong lo lagi ngomong sama siapa!”
“Lo tuh ngomong nggak nyantai amat. Emang lo siapa?”
“Gue pacarnya Kiara! Puas lo!”
“Lo? Pacarnya Kiara? Ngeliat lo berdua sama dia aja gue nggak pernah. Terus sekarang gue harus percaya lo cowonya Kiara? Lucu!”
Sialan! Ramzi benar, gue emang nggak pernah berduaan sama Kiara. Wajar kalau dia nggak percaya kalau gue cowonya.
“Sekarang gini, deh. Kalau lo emang cowonya Kiara, lo buktiin dong!”
“Nggak perlu bukti-buktian! Kalau lo masih pengen temenan sama gue, lo jangan pernah ganggu dia!”
Gue langsung jalan menghampiri Kiara dan duduk sangat dekat disampingnya. Baru kali ini gue duduk sedekat ini sama dia. Dia emang benar-benar cantik. Berada disamping dia sedekat ini membuat gue nggak bisa ngomong apa-apa dalam beberapa detik. Ini kesempatan gue buat ngasih tiket wonder land ke Kiara. Tanpa berkata apa-apa,  gue langsung kasih tiket itu.
“Apa ini?” Tanya kiara.
“Tiket masuk wonder land. Hari Minggu, aku tunggu kamu di pintu masuk, ya!”
Tanpa berkata apa-apa lagi gue langsung berlari meninggalkan Kiara. Gue cukup nervous sekarang. Gue tahu Ramzi merhatiin apa yang gue lakukan barusan. Peduli apa gue sama dia, yang penting gue udah kasih dia peringatan. Sekali lagi gue lihat dia deketin Kiara, habis lo, Zi!

Wednesday, 24 April 2013

That Moment [Part 20]



Tepat jam dua belas lewat satu menit, handphone gue bunyi. Bunyi alarm yang mengingatkan gue kalau sekarang sudah tanggal 24 Oktober. Hari ulang tahun Kiara. Masih setengah sadar gue bangun tanpa nyalain lampu kamar. Gue bersandar ke dinding kamar. Space bar di handphone gue masih berkedip-kedip.
Baru kali ini gue bingung mau nulis apa di sms. Gue nggak bisa bayangin kalau dia ada di depan gue sekarang. Saking bingungnya, akhirnya gue putuskan buat ngucapin selamat ulang tahun seadanya. Benar-benar apa adanya, ‘Happy Birthday’ - send. Gue nggak tahu mau nulis apa lagi, gue yang biasanya jago ngegombal dan merangkai kata-kata,  kali ini benar-benar nggak bisa berkata-kata.
Meskipun cahaya kamar gue cuma diterangi sama glow in the dark, gue bisa lihat kotak coklat yang kemarin lusa gue beli di meja belajar gue. Besok gue bakal kasih coklat itu ke Kiara. “Happy birthday, Kiara, I love you.” Bisik gue ke handphone gue.
Pagi ini gue sengaja berangkat ke sekolah lima menit lebih pagi dari biasanya. Nggak ada yang beda, suasana sekolah pagi ini sama aja kaya biasanya. Kelas masih sepi, cuma ada beberapa orang yang lagi sibuk ngerjain PR. Kiara juga belum datang. Masih menggendong tas ransel, gue bersandar di bangku tempat gue duduk.
Nggak lama setelah itu, gue nggak sengaja lihat Ramzi mengintip kelas gue dari jendela. Seperti lagi mencari orang. Pandangan matanya tertuju pada bangku kosong di depan gue. Bangkunya Kiara. Setelah itu dia pergi. Penasaran, gue keluar kelas melihat arah dia pergi. Dia nggak sadar gue mengawasi gerak-geriknya dari jauh.
“Riz, lo nggak masuk kelas?” Pertanyaan Gifary  memecah konsentrasi gue.
“Eh, Gi! Nanti-nanti.”
“Lo udah ngerjain PR matematika?” Tanya Gifary lagi.
“Udah, dong!”
“Wah! Curang lo! Lihat dong!” Gifary memukul pundak gue.
“Woo! Nih, nih.” Gue langsung mencari buku matematika dan memberikannya pada Gifary.
“Thanks, bro!” Akhirnya dia pergi juga.
Akibat sapaan Gifary tadi gue jadi nggak lihat ke mana Ramzi pergi. Ke mana tuh anak? Gue jalan pelan-pelan sampai akhirnya gue mundur tiga langkah dan berdiri dibaelakang pot bunga. Dia lagi ngobrol sama Kiara dan ngasih kotak kecil. Apa-apaan tuh anak? Minta digampar.
Lima menit kemudian Ramzi pergi ke kelasnya. Untungnya dia nggak lihat  gue. Kiara masih berdiri di tempat tadi, melihat kotak kecil pemberian Ramzi. Gue menghampiri dia, kayaknya dia kaget melihat gue udah ada di depannya. Sebenarnya gue lebih kaget waktu lihat Ramzi ngasih kotak itu ke dia.
“Ciee, yang ulang tahun, udah dapet kado aja. Dari siapa, tuh?”
“Hm? Ini, ya. Aku nggak tahu siapa namanya.. kayanya sih dia anak kelas….”
“Ramzi,” Kiara diam. “Namanya Ramzi. Anak kelas X-3.” Gue langsung berbalik dan jalan ke kelas. Jadi dia nggak kenal si Ramzi. Baguslah. 
Di kelas, anak-anak udah rame dan tambah rame setelah Kiara masuk ke kelas. Mereka bernyanyi “Happy birthday” buat Kiara. Gue yang sebenarnya masih gondok sama Ramzi terpaksa ikutan tepuk tangan. Dari tatapannya, gue bisa lihat Kiara senang banget. Gue juga senang lihat dia tersenyum seperti itu, cantik. Gue cuma nggak seneng dia masih megang kotak kecil itu.
“Waah, kado dari siapa? Dari Fariz, ya?” Pertanyaan Talita membuat penghuni kelas melihat ke arah gue. Termasuk Kiara. Pertanyaan itu bikin gue tambah gedek aja sama si Ramzi.
“Bukan!” Kata itu otomatis keluar dari mulut gue yang lagi-lagi  mendapat perhatian anak-anak satu kelas.
“Buka, dong, buka!” Ini suara si Talita bisa dikecilin sedikit, nggak, sih?
“Iya, buka, dong!” Gue ikut-ikutan.
“Nggak usah di buka, Ra! Buang aja ke tong sampah!”  Dalam hati gue.
Gue pura-pura baca buku sampai Talita heboh, “Waaaah gelang mahkota. Bagus banget! Buat gue, ya! Haha.”
Jadi itu isinya. Gila, bagus banget. Gelang kaya begitu pasti mahal. Kiara pasti suka banget sama  gelang sialan itu. Ck!
Sampai jam pelajaran terakhir gue masih kebayang-bayang gelang mahkota itu. Pelajaran terakhir hari ini adalah pelajaran sejarah. Kenapa harus pelajaran sejarah yang menjadi penutup hari ini. Ibu Lia menyuruh kami membaca materi sejarah tentang zaman peralihan secara bergantian. Ini membosankan. Untungnya gelang itu nggak dipake sama Kiara. Gue nggak tahu apa jadinya kalau dia pake gelang itu.
“Fariz,” Kata Ibu Lia.
“Hah?”
“Lanjutkan bacaan teman kamu tadi.” Mati gue! Apa yang tadi dibaca terakhir aja gue nggak tau, gimana gue bisa lanjutin?
“Tadi emang siapa yang baca?” Gue nanya ke Dezan.
“Ayo, Fariz,” Kata Ibu Lia lagi.
Dezan  menunjuk paragraf yang harus gue baca. Gue langsung membaca paragraf itu sampai Ibu Lia menyebut nama anak yang lain. Fyuh… Jujur, gue nggak tahu dan nggak ngerti sama apa yang barusan gue baca.
“Lo kenapa, Riz? Sakit?” Tanya Dezan.
“Ngantuk gue!” Dezan tertawa.
Akhirnya bel yang selalu dirindukan oleh semua anak sekolah berbunyi. Ya, bel pulang sekolah. Setelah berdoa, semua anak sibuk merapikan barang-barangnya, bahkan ada yang sudah merapikan barangnya setengah jam sebelum bel berbunyi sehingga saat bel berbunyi, mereka tinggal pasang ancang-ancang keluar kelas, seperti Dezan yang langsung berlari keluar kelas waktu gue masih masukin buku-buku ke dalam tas.
Gue nggak sengaja megang coklat yang terselip diantara buku-buku pelajaran. Kiara masih sibuk sama buku-bukunya. Satu tangan gue masih menggenggam coklat yang ada di dalam tas. Sekarang Kiara melihat gue. Gue melepas coklat itu membiarkannya bersatu sama buku-buku pelajaran lain dan cepat-cepat menutup tas gue.
“Aku pulang duluan, ya. Kamu hati-hati.” Kata-kata yang kebiasaan gue ucapkan ke Kiara sebelum gue pulang. Kiara mengangguk. Gue langsung lari keluar kelas. Coklat gue ini nggak ada gunanya. Kalaupun gue kasih, paling udah meleleh. Kalau dibandingkan sama hadiah dari Ramzi, hadiah gue nggak ada apa-apanya, gue udah kalah telak.
Hari ini cewe gue ulang tahun dan gue, pacarnya, nggak ngasih apa-apa dihari ulang tahun dia. Bego! Bego! Sambil turun tangga, gue memukul dinding yang ada di samping kanan. Anak-anak yang melihat kelakuan gue kaget dan berbisik-bisik dengan yang lain. Tapi gue nggak peduli.

Sunday, 21 April 2013

justkidding quotes


"If I'm crying, would you hold me and tell everything's okay? or would you just stare and slowly walk away? or would you like to drink ?"

Friday, 19 April 2013

another that moment

there was jiyuu matsuri. It’s like all about japan expo such as food, culture, anime, and music.
It’s fun I think. yaa than just stay at home and you don’t know what will you do. Actually there are assignments but I need something new that can refresh my mind ..
I was looking for cosplayer. I wish I can be like them. wear favorite costum of favorite anime. I wanna be Sizuka, Sakura, Tomoyo, Momoko. haha -skip
til I found them, I don’t know what character they are but hey he’s cool ! u know when I will took photo together! that moment .. when he gave me his wand and said “hold this.” hai! chiiiizu ^^

Sunday, 14 April 2013

geliii XD

like my older post about my regret when I wasted my times with something that useless enough as I remember  ..  entahlah, gue juga jadi gelii ..yahh, hahahaha




 I agree with his quality joke. keep calm ! everyone has different opinion, right ? :)

since my friend stalked my past blog

Sejak aku duduk di sekolah dasar sudah mengenal Rizkia, dan sampai sekarang kami bersahabat baik.
Setiap pagi kecuali hari libur, aku (selalu) berangkat ke sekolah bersama Rizkia. Tepat pukul 6.15 aku sudah berada di depan rumahnya dan menunggunya keluar. Setelah itu, kami mengendarai sepeda masing-masing menuju ke sekolah.
Rizkia adalah sahabat baikku. Dia baik, cantik, pintar, dan memiliki semua yang ia inginkan. Hidupnya bagaikan seorang putri raja. Orangtuanya sangat memanjakannya karena ia adalah anak satu-satunya. Sifatnya yang manja dan kekanak-kanakan membuatnya tidak bisa pergi sendirian termasuk pergi ke sekolah.
Orangtua Rizkia memintaku untuk selalu menemaninya pergi ke sekolah. Bahkan mereka memintaku untuk menjaga Rizkia selama di sekolah. Mereka percaya aku bisa menjaga Rizkia.
Sekarang kami sudah duduk di bangku SMA. Dan sampai saat ini juga kami selalu berangkat ke sekolah bersama-sama.
***
Sudah hampir 10 tahun. Rizkia belum pernah berangkat ke sekolah sendirian.
Terkadang aku berpikir, apakah setiap pagi aku akan terus seperti ini ?
Mau sampai kapan Rizkia akan terus bergantung padaku. Kalau tidak ada aku, mungkin dia akan lebih memilih diam di rumah dari pada pergi sendirian ke sekolah. Terkadang aku kasihan padanya.
Setiap orang pasti memiliki keinginan, dan keinginanku saat ini adalah melihatnya berangkat ke sekolah sendiri, walaupun itu hanya sekali.
Aku menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan keinginanku kepada Rizkia.
"Jadi kamu nggak mau berangkat sama-sama lagi ?" Tanyanya setelah aku berhasil mengutarakan keinginanku itu.
"Bukan begitu ! Maksudku, sesekali aku ingin menunggumu di tempat lain. Aku akan menunggumu di depan gerbang sekolah." Rizkia terdiam dan menghentikan laju sepedanya. Ia menatapku dan kembali mengayuh sepedanya. Entah apa yang ia pikirkan. Aku harap dia tidak salah menangkap maksudku.
Rizkia tersenyum. "Hmm, ide bagus. Kalau begitu besok aku akan berangkat ke sekolah sendiri ya !" Suaranya lantang dan bersemangat. "Tapi, janji ya tunggu aku di gerbang di sekolah." katanya lagi sambil memberikan jari kelingkingnya ke arahku. Aku tersenyum dan menyambutnya. "Iya, aku janji."
***
Pagi ini keinginaku terkabulkan. Rizkia akan berangkat sendiri ke sekolah. Dengan semangat aku mendayung spedaku. Aku sudah tidak sabar menunggunya di depan gerbang sekolah.
Ini adalah pertama kalinya Rizkia berangkat sendiri ke sekolah.
Tapi tunggu, kalau ini adalah pertama kalinya Rizkia berangkat sendiri ke sekolah, berarti ini juga pertama kalinya aku berangkat sendiri ke sekolah.
Selama ini aku selalu ingin melihat Rizkia berangkat sendiri , tanpa aku sadar bahwa aku pun belum pernah berangkat sendirian.
ya ampun .. mengapa aku baru menyadarinya ?

Saturday, 13 April 2013

who is who

don't you know him ?
I know him so well ♪ Kil, I love you, Lu I nedd you, A I herat you . yaz Killua! ♪
He is my first love. I like him. yazz Killua Zaoldyck !
as I read on animonster magz, he was born on 7th July 1993 ~
I like Killua since I saw him at HunterXHunter movies that played on Tv7.
I was 4th grade in elementary school at that time.
seriously, his seen makes me couldn't say anything !!
beside, his arrogance is really cool. honestly, I don't like arrogance. I don't like arrogant people. Since Killua is not a human, that's no matter, right ? kekeke
I like his style - really natural !
his arrogance and his words make me laugh ! sounds weird. but this is real!  so cuuute >,<
you should watch the moment when he show his natural arrogance.
Ah,  I think that's enough..
I don't want share all about my Killua. I'm afraid you'll seize him from me. HAHAHA :p
yes I know, He is zaoldyck family. he was a killer. However, I still like him !
That's why my name is Khairunnisa Zaoldyck ;)
____________________________________________________
♪ almost paaaaradise achimboda to nun businnn *wrong lyric, right?* mianhae mianhae ^^
nah, this my second 'love' guess who ? He is an actor, he is f4 member in shinwa school ! He was born on 7th July 1989 . wait ! the date is similar with illua's born ! what a wooooow >,<

he is.... he is... he is.... So Yi Jeong ! who ?
yeah, he is So Yi Jeong in Boys Befor Flowers Movie. But who is he, in real life ?
Kim Bum ! or.. Kim Sang Beom. ah, I don't know how it spelled. whatever, I like him ! yazz I like Kim Buuuummmm ^^
I don't know why, I just watch his movie and.. I like his act with Kim So Eun- Ga Eul. that was so cute ! 
the moment he played the saxophone at cafe. it was so sweeeeett !
you should watch it ! either saxophone version or song version.
the tittle is algoinnayo which means do you know .
I really touched with that song. although I don't understand the words.kekeke
the most favorite part is when he said : nan yakso-khaeyo uri so neul kok goroyo ♪ do you know ? ;)
____________________________________________
yes yes yo ohh ! oh!! YES YES yow Oh ! ♪
you don't know this song . do you ? if you know this opening song, it means you are T-max fans (I don't know, is there any words to called T-max fans? )
the tittle is Bang Bang Boom. whoaaaahh really make me wanna jump jump jump jump jump. ok- stop.
I'm not talking about that song actually. I'm talking about one  member of T-max who played role as Song woo Bin in -still- Boys Befor Flowers movie ^^
different with Kim Bum and Killua, he was born in Seoul, February 3rd 1985. 
anyway, I like him two years after I like Kim Bum.In my opinion, he is a gentle man. cool and cold >,<
oppa oppa oppa I'll be down down down - haha.. I like the way he rap, because he is a rapper. rock yeah !
Kim Joon and Kim Bum. the cool one and the cute one.
lately, I heard that Kim Joon followed the military for two years.. hwaiting ting ting! maybe now, he has finish his military.. yeah, I don't know. he's too far from here but always near in my heart  :'' LOL
__________________________________


he's like caffeine ~ I can't fall asleep at night . ow oh you bad to me. so bad to me. oppa you're like a caffeine ♪
nah, -maybe- this the last but not least .. wanna guess who ?
The story begin when I was looking for sad music video (mv) on youtube. I  accidentaily found his mv which sang with a girl named Eun Ji. "He's so cuuuute. aw!" hahaha.
Like his word in his song,  "you make me curious too. you make me curious" - nado kumkumhae ~
gahhh his voice make me wanna drown ! blupbllupblupp
so I typed his name on google. and got you ! Yang Yoseob . he was born on 5th January 1990.
firstly, I thought Yoseob is a singer. and finally I know that Yoseob is a member from boyband in South Korea called Beast. I don't know is there any Boyband which named Beast before.. hehehe (peace ^^)
In Beast, he is main vocal. for sure, his voice is amaziiiiiiing ! by the time, I like Beast, too. you should listen at least one of Beast song, and listen carefully when Yoseob sing.
I suggest you to listen Breath from Beast. and wait when Yoseob said "I don't know." just wait and you'll die ! hehehe.. just kidding ;)
I've watch -almost- all fancam and his video. I can conclude that he is a good and charming person. wonder I can meet him someday. yeah, at least... I can see him directly. and if he see me, I just lucky enough. stop dreaming saa-chan.
He have sense of humor. he always smile even he has the best fan service ever !
I like him.
since I like him and I've heard -almost- all Beast's songs.. now I become a b2uty (read: beauty) -name of Beast's fans-
I'm a b2uty (beauty) and Yoseob oppa is the B2st (Beast). so we are ........... beauty and the Beast ! yeaaaayy ^^ -hoping-


Friday, 12 April 2013

cool galau style ever !

no comment >,<

hati ingin menjadi sahabat selamannyaaa

hayaaa !
aku datang lagi. aku datang dan pergi oh begitu saja ♪stop stop.
like I've told you before that I have amazing friends ! why I called amazing? because they're amazing !
I've met them about six month ago but it feels I've know them for years. that's true ! I'm not kidding.
when I'm with them, I feel like... I'm home..
you know.. hmm -take a deep breath-
there are so many moments with them :')



talk about somethin called ..what?

1. have you ever like/admire/love someone ? 

you don't have to answer this question actually ;)
cause I'm sure when you read my question at first, there's someone's face passed in your mind.
someone who -maybe- special for you, or someone who -maybe- make you can't sleep all night, someone who -maybe- ever you loved when you in high school (ups!).. yeah everyone is possible here.


2. is there someone who passed in your mind now ? 





my answer is :
yes, there is.

3. who? 

Ah, got you!  why you just smile like that? do you forget her/his name or what ? ah, I see. save your own answer !
so do I. I just can give a half smile if you asked me.

it's true, those three question make me remember someone.
it's true, there's he passed in my mind now.
it's true, I won't tell you the name.

as we know, everyone have their own love stories. ya, stories. there are more than one, right?
so..  what ? haha.

4. what makes you still remember that person?

There is no exact words to answer this. or you have the answer for this question?

                              that moment.. when you see his/her smile.
                                                          that moment.. when you see his/her eyes.
                       that moment when you realized you love him/her.
                                           that moment... when you sit beside him/her.

                    that moment.. when you hear his/her voice called your name.
                                     that moment... when you read his/her message on your phone.
                               that moment... when you and him/her accidentally met.
                                        that moment... when you know that he/she loves you too.
                                  that moment... when he/she was yours.
                                                  that moment... when he clutch my hand
    that moment when he hold my hand tight. and makes me knew he'll never let me go.-atthattime-
                  that moment.... when you feel jealous with him/her.

that moment when someone ask about your love(whether she is single or not) to u, while you're his girlfriend.
                                         that moment .... when everything seems different
 that moment ... when you missed the first time when you met her/him.
        that moment ... when you know that he start to love someone else.
                                        that moment ... when you afraid to lose him/her.
   that moment.... when I see the suspicious  wall-to-wall between you and that girl on facebook
 that moment .. when you start to avoid my questions.
                 that moment... when I finally give up and let him go..
                                        that moment when you and I said everything's over.
      that moment.. when I finally know that you're in a relationship with that girl.
  that moment .. when I see you gave your smile to that girl.
           that moment... when I cried while seeing our pic. -like the most sad drama, ever-
                                                     that moment when I realized I can't go back.
     that moment ..when I realize I'm not dreaming.
                                 that moment when I start to forget you..
                                                            that moment... when I still remember you
          that moment... is over.
 ♪ o o o o over love, love is pain pain. o o o over love. break it! ♪


Dua Puluh Tahun

Tenang, kali ini kita tidak akan bertemu aku 20 tahun lalu. Haha. Dua puluh tahun adalah alasanku 'menolak' orang yang pertama kali ...